Semua sistem di atas membutuhkan komponen-komponen yang saling terkoneksi satu sama lain. Setidaknya terdapat 5 komponen utama, yaitu komponen supply arus, komponen input, komponen sistem kontrol, komponen output, dan komponen wiring harness. Berikut penjelasan singkatnya! Komponen Supply Arus Komponen supply arus pada sistem kelistrikan mobil menempati urutan nomor satu. Bisa dikatakan komponen ini adalah sumber arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu, dan audio. Ada 2 part yang masuk dalam kategori komponen penyuplai arus, yaitu baterai dan alternator (dinamo ampere). Baterai menyuplai arus hingga 12 volt. Sedangkan alternator menyuplai hingga 14 volt. Jumlah baterai sendiri disesuaikan dengan kebutuhan listrik dalam mobil. Jika butuh lebih banyak seperti bus, truk, dan mobil besar lain jumlah baterai ditambah untuk menghasilkan listrik lebih banyak. Komponen Input Kapan kelistrikan mobil akan bekerja secara aktif, itu ditentukan oleh komponen input, baik yang diaktifkan secara manual oleh pengendara maupun secara otomatis oleh sistem. Yang diaktifkan secara manual seperti saklar, tombol, kenop, dan switch. Sedangkan yang aktif secara otomatis dilakukan oleh sistem komputerisasi kendaraan, seperti sensor. Saat komponen input diatas aktif, maka sistem listrik juga akan aktif dan menyala. Jika dalam kondisi off, listrik juga akan terhenti. Gampangnya komponen input berfungsi menyambung dan memutus arus listrik ke perangkat. Komponen Sistem Kontrol Sistem kontrol menjadi komponen wajib pada mobil-mobil dengan sistem computerized analytic. Sistem ini mengandalkan rangkaian processor komputer untuk menghidupkan atau mematikan kelistrikan mobil sehingga tidak membutuhkan komponen input. Secara teknologi sistem kontrol bekerja lebih canggih karena bekerja secara otomatis tanpa campur tangan pengendara. Contoh kelistrikan yang menggunakan sistem kontrol otomatis adalah sistem pengereman ABS, Engine Control Module, Transmission Control Module, Auto Levelling Headlamp dan yang lain. Komponen Output Berikutnya, rangkaian kelistrikan mobil harus ada komponen output yang merupakan satu kesatuan dengan komponen input. Komponen output adalah perangkat atau media hasil dari aktifnya sistem kelistrikan. Jenis perangkatnya sendiri ada banyak dan beragam, menyesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Contoh LED, lampu bohlam, motor wiper, washer pump, motor window, audio, head unit, power steering, klakson, AC, dan yang lain. Komponen Wiring Harness Terakhir komponen utama pada sistem kelistrikan mobil yaitu wiring harness atau rangkaian kabel. Komponen ini yang mengalirkan listrik dari sumbernya (baterai / alternator) menuju perangkat atau bagian yang membutuhkan. Sekilas, komponen ini hanyalah kabel-kabel biasa seperti umumnya sistem listrik. Namun jangan salah, rangkaian ini cukup rumit dan saling berkaitan. Bahkan tidak mustahil jika terjadi kerusakan pada salah satu kabel, maka seluruh rangkaian harus diganti. Contoh komponen wiring harness yaitu wiring mesin, wiring rangkaian ac mobil, dan wiring audio. 5 komponen utama di atas tidak bisa dipisahkan. Jika salah satunya berkurang atau mengalami masalah, sistem kelistrikan mobil tidak akan berfungsi maksimal sebagaimana mestinya. Kondisi ini bisa diketahui dari indikasi-indikasi yang terjadi. Misalnya ac mobil tidak berfungsi, mesin tidak bisa distarter atau dihidupkan, lampu tidak menyala, klakson tidak berbunyi, dan yang lain. Jika hal tersebut terjadi, mobil memerlukan penanganan serius. Hal ini penting untuk menghindari dampak yang lebih buruk seperti kecelakaan, korsleting dan terbakar. Segera bawa mobil ke bengkel resmi atau ke bengkel spesialis kelistrikan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Perlu diperhatikan juga bagi pengendara untuk tidak mengutak-atik sistem kelistrikan mobil jika tidak memiliki pengetahuan sama sekali. Potensi kegagalannya lebih besar dibanding kesuksesannya jika hal tersebut dilakukan. Jika suatu ketika harus melakukan penggantian komponen yang membutuhkan listrik atau melakukan modifikasi, akan lebih baik diserahkan kepada ahlinya. sumber : https://cintamobil.com/