Fungsi dari rem tangan sebagai alat bantu untuk kendaraan roda empat ( mobil ) di saat mobil dalam kondisi parkir atau berhenti. Rem tangan itu sendiri terdiri dari tuas rem, rem saklar, tali rem tangan dan kampas rem tangan. Maintenance pada rem tangan dilakukan pada saat melakukan pengecekan rem depan atau rem cakram,Jika kampas rem haus atau sudah tidak layak pakai, maka baiknya harus melakukan penggantian pada kampas rem terasebut untuk menjaga keamanan dan kenyamanan disaat menggunakan kendaraan. Melakukan penggantian pada kampas rem, harus menggunakan spare part yang asli, ketika kita melakukan penggantian kampas rem tangan dan tidak menggunakan sparepart asli, maka akan mengakibatkan tingkat daya rekat pada rem tidak maksimal.Dan terlebih lagi kampas rem yang tidak oroginal atau palsu tidak akan bisa digunakan sama sekali dikarenakan perbedaan desain, contohnya seperti merek B…..S . Disarankan agar lebih berhati-hati dalam memilih kampas rem jika ingin menggunakan yang tidak asli,untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi,gunakanlah sparepart original kendaraan anda. Dalam hal seperti ini anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer. Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 88A, Delima, Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang profesional. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Layanan Pelanggan : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151
Trobel BCM (Body Control Modul) di Honda Mobilio
Hari ini mobil tipe Honda mobilio keluaran tahun 2015 tiba di bengkel Batam Raya Enginner dengan keluhan “Ada beberapa indikator yang muncul pada Electrical Wiring dan BCM (Body Control modul) yang seharusnya dalam keadaan normal indikator tersebut tidak bekerja dengan baik” Ujar si pemilik Workshop Batam Raya Insinyur. Setelah diteliti dan diperiksa oleh mekanik kami, ternyata terjadi kerusakan pada BCM (Body Control Modul) seperti Alarm yang tidak bekerja dengan normal, dan lampu kabin pun tidak berfungsi dengan baik. Pada mobil produksi 2015 ke atas umunya sudah menggunakan BCM (Body Control Modul), sedangkan untuk rentan mobil produksi tahun 2015 ke bawah masih menggunakan Modul Box Sekring, apabila terjadi kerusakan atau trouble pada mobil ini dan sekringnya putus bisa langsung melakukan penggantian. Sedangkan untuk BCM dengan Trouble Short, maka yang harus dilakukan adalah perbaikan modul karena kerusakan nya ada pada modul tersebut sehingga nantinya bisa berfungsi dengan baik. Berhati-hati dalam penggunaan atau penambahan pada bagian Electrical Wiring baik itu penambahan lampu dan hal lainnya yang berhububangan dengan sistem kelistrikan yang ada di mobil anda.Disarankan untuk menggunakan sesuai dengan mekanisme atau SOP dari pabrik kendaraan mobil tersebut. Mobil tipe Honda Mobilio produksi tahun 2015 ini hanya bermasah pada BCM (Body Control Modul) nya saja. Ada beberapa hal penting yang terdapat di BCM (Body Control Modul), seperti : Tegangan B+ Tegangan Umpan Balik Instrument Cluster di Cabin Mobil Disarankan untuk penggunaan mobil tipe Honda Mobilio berhati-hatilah dalam merawat dan menggunakan modul pada mobil ini dengan se-efisien mungkin dan jangan lupa untuk melakukan pengecekan dan perbaikan secara berkala. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi, anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer.Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 88A, Delima, Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang profesional untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Layanan Pelanggan : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151
TIPS CARA MERAWAT AC MOBIL
Hari ini satu unit mobil HONDA CRV tiba di workshop kita Batam Raya Enginner dengan keluhan speedometer mati. Setelah dilakukan pengecekan ternyata masih ada kendala lain yang terjadi di mobil ini salah satunya AC yang kurang dingin dan sedikit berbau. Dari masalah ini biasannya terjadi karena penyebab Evabulator AC kotor/berlendir, seringnya membuka kaca mobil hingga debu masuk menjadi salah satu penyebabnya, aroma dari parfum juga berpengaruh hingga kurangnya kesadaran untuk melakukan servise AC yang dilakukan 3 sampai 4 tahun. Faktor lainnya penyebab AC yang kurang dingin yaitu kebocoran pada Preon, terkadang Evabulator bocor disebabkan karena Sparepart yang sudah keropos. Beberapa Tips yang dilakukan oleh mekanik Batam Raya Enginner untuk melakukan perawatan terhadap AC yang kurang dingin yaitu dengan cara melakukan. Pengecekan terlebih dahulu apakah AC dingin atau tidak. Kedua melakukan pengecekan tekanan preon dengsn hasil tekanan 30 PSI dan tekanan high 250 berarti dikategorikan bagus. Ketiga, melakukan perawatan rutin yang biasanya dilakukan 3 sampai 4 tahun sekali seperti Filter AC dibersihkan, pengisian Freon, penambahan oli Kompresor Efek dari AC yang jarang sekali di servise atau tidak pernah sama sekali, AC akan terasa panas dan berbau tidak enak. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer.Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 88A, Delima,Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang professional untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Customer Care : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151
Perawatan Pada Transmisi Matic
Selasa (13/12/2022) satu unit mobil Hyundai i20 tiba di workshop kita Batam Raya Enginner.untuk melakukan perawatan dan penggantian oli Transmisi Matic pada mobil Hyundai i20. Dilanjut dengan pemeriksaan, dari tim mekanik kami untuk melakukan tindak lanjut perawatan Transmisi Matic yaitu pembersihan filter oli, Body VALVE pada Transmisi Matic Hyundai i20 serta penggantian oli.. Apabila seringkali telat untuk melakukan penggantian oli pada Transmisi Matic maka akan berakibat fatal dalam jangka panjang. Gejala yang sering terjadi pada Transmisi Matic bermasalah, disebabkan oleh terjadinya Sleep sehingga kurangnya Resposif saat akan melakukan Akselerasi, karena disebabkan kanvas Matic yang mulai terbakar akibat telatnya penggantian oli bisa saja disebabkan oleh Seal-Seal yang mulai mengeras dapat berdampak Transmisi terasa jeduk saat dilakukan perpindahan gigi secara manual ataupun otomatis.Dikarenakan efek dari oli yang kadar pelumasannya berkurang dan akan bedampak seperti yang sudah dijelaskan. Penggantian oli transmisi disarankan setiap 40.000km jarak tempuh guna memperpanjang usia transmisi Matic penggantian oli harus sesuai dengan spesifikasi oli yang sudah ditetapkan. Jika salah dalam penggunaan spesifikasi oli matic maka akan terjadi kegagalan pada kinerja Transmatic. Dan terlebih lagi akan mengakibatkan mobil tidak dapat berjalan semestinya. Kami sarankan agar melakukan pengecekan oli Transmisi setiap pagi hari disaat kondisi mesin menyala dalam waktu kurang lebih 5 hingga 10 menit. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer.Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 88A, Delima,Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang professional untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Customer Care : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151
SISTEM ELECTRICAL WIRING MOBIL ESQUDO 2.0
Senin, 19 Desember 2022 satu unit mobil Escudo 2.0 tiba di bengkel Batam Raya Enginner. “Ada beberapa indikator yang muncul pada Electrical Wiring yang seharusnya dalam keadaan normal indikator tersebut tidak bekerja dengan baik” Ujar si pemilik unit Escudo 2.0 tersebut. Setelah diteliti dan diperiksa oleh mekanik kami, ternyata kerusakan terjadi karena mobil ini terlalu banyak melakukan penyambungan kabel selector menggunakan soket tambahan dalam jangka waktu lama yang mengakibatkan terjadinya korosi dan pengiriman sinyal pengapian tidak stabil. Sehingga bisa memicu sistem pola kerja Electrical Wiring tidak bekerja dengan sempurna. Kemudian di mobil Escudo 2.0 baik di XL 7 rentan sebagian besar trobelnya ada di ECU,beberapa faktor yang mengakibatkan ECU sangat rentan rusak,antara lain : Faktor Usia Faktor Pemakaian dan Perawatan Mobil Iklim Indonesia yang Ekstrim. Kemudian untuk Body pada umumnya mobil ini terdapat socket-socket penyambungan dari Internal atau centralnya soket Electrical Wiring yang menghubungkan ke body yang sering juga terjadi malfungsi dari setiap pola kerja system Electrical pada umumnya . sekilas mobil Esqudo 2.0 baik itu XL 7, kelemahanya terjadi pada Electrical Wiring dan system kelistrikan seperti ECU. Kurangnya perhatian dan perawatan pada mobil Esqudo 2.0 ini akan berdampak pada mobil yang akan mati mendadak atau sukar menyala, dan lterlebih lagi akan mati total. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer.Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 88A, Delima, Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang profesional untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Layanan Pelanggan : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151
Tips Perawatan Sensor ABS Pada Mobil Honda HR-V
Kamis, 22 Desember 2022 satu unit mobil Honda HR-V tiba di bengkel kita Batam Raya Enginner. “Ada beberapa indikator yang muncul pada Speedometer yang seharusnya dalam keadaan normal indikator tersebut tidak menyala” Ujar si pemilik unit HR –V tersebut. Setelah diteliti dan diperiksa oleh mekanik kami, ternyata kerusakan pada mobil ini ada di sensor ABS dan Electrical Wiring. Pada bagian bawah keempat sisi roda mobil ini, terdapat sensor yang dikenal dengan sensor ABS. Jika sensor ABS ini terkena udara terus menerus, maka jalurnya ABS atau indikator VSA berkelok akan muncul pada Speedometer/ Magnet Enconder. ABS biasanya terletak pada bagian kabel sisi roda belakang, untuk VSA sendiri digunakan saat kondisi jalan licin. Tim mekanik Batam Raya Engineer melakukan pembongkaran pada sensor bagian belakang dan membersihkan ke empat sisi roda mobil ini. Hati-hati saat melakukan perbaikan dan pembersihan pada roda, jika sensorABS patah akan berakibat pada pengereman yang buruk. Pada bagian belakang mobil Honda HR-V terdapat Magnet Enconder. Magnet Enconder ini berfungsi untuk membaca sensor ABS pada roda bagian belakang. Untuk pembahasan lengkap kelemahan pada mobil Honda HR-V anda dapat menonton video lengkapnya di link Youtube dibawah ini. Selanjutnya masalah yang sering terjadi pada mobil mobil HONDA HR-V ada pada sistem Power Steering. Jika Power Steering bermasalah, pembacaan Scan Procesor menjadi tidak beraturan. Kemudian masalah selanjutnya pada Eletrical Parking Brake atau biasa disebut Rem Konvensional yang berada disisi putaran roda bagian belakang. Untuk sistem pengereman pada mobil Honda HR-V tidak menggunakan sistem pengereman Konvensional, melainkan menggunakan sistem pengereman Elektrikal. Apabila mobil Honda HR-V kerendam banjir, maka empat putaran roda harus dibongkar untuk dilakukan pembersihan lalu pengeringan hingga sensor ABS benar-benar terbaca. Bagian terpenting pada keempat sisi putaran roda, terletak pada bagian belakang yang biasa disebut Magnet Enconder untuk bagian roda depan sendiri disebut Double Cakram. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, anda bisa melakukan pembongkaran dan membersihkan ke empat sisi roda mobil anda. Sebagai catatan, penghubung min (-) pada baterai harus dilepas. Setelah dibersihkan dan sudah dalam keadaan tidak basah, selanjutnya lakukan Scan dan Kalibrasi ulang untuk kembali ke posisi atau keadaan awal. Jika tidak segera dibersihkan akan berdampak pada modul ABS yang harganya cukup mahal berkisar antara 18 Juta hingga 20 Juta dan berakibat pada pengereman yang buruk hingga mengakibatkan kecelakaan. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer. Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang berlokasi di Jl. Soekarno Hatta No.88A, Delima, Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang profesional untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Layanan Pelanggan : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151 https://api.whatsapp.com/send?phone=6281270912000 https://api.whatsapp.com/send?phone=62081266314151
Penggantian Master Close atau Master Kopling Bagian Bawah
Salah satu komponen pada system kopling manual mobil adalah Master Close atau Master Kopling. Master Kopling ini bekerja dengan komponen system kopling lainnya agar mobil bisa bergerak. Sistem kopling mobil merupakan pergerakan utama mesin sehingga mobil bisa berkendara. Kopling adalah system tranmisi pada mobil yang menghubungkan proses engkol dan poros gigi. Agar bisa bergerak, kopling memiliki banyak komponen yang penting, yaitu Master Kopling. Kehadiran Master kopling ini dan beberapa komponen lainnya bisa membuat mobil beroperasi dengan maksimal saat berkendara Kerusakan Master Close atau Master Kopling bagian bawah sering terjadi pada mobil yang usianya terbilang tua. Hal ini desebabkan karena sparepart yang sudah kemakan waktu dan kurangnya maintenance pada kendaraan tersebut. Penyebab lainnya juga disebabkan karena kurangnya perhatian pada penggantian Pelumas (Bisa dipakai minyak rem). Batas pemakaian maksimum pelumas master kopling pada kendaraan mobil umumnya digunakan dengan jarak tempuh maksimal 60.000 km. Agar usia Master Close atau Master Kopling dapat bertahan dalam kurun waktu yang cukup lama. jika penggantian pelumas master kopling tidak dilakukan secara berkala, maka, minyak rem tersebut akan mengandung Iendimentasi dan kadar minyak rem tersebut akan berubah. Kurangnya perhatian pada penggantian minyak kopling ini akan berdampak pada kopling terasa kosong dan tidak memiliki daya tekan seperti kopling pada umumnya dan akan berakibat fatal bagi kendaraan. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, anda bisa melakukan pengecekan, perbaikan dan penggantian di bengkel Batam Raya Engineer.Spesialis Kelistrikan Mobil Pekanbaru yang beralamat di Jl. Soekarno Hatta No. 88A, Delima,Binawidya, Pekanbaru (Seberang SPBU Pasar Pagi Arengka). Batam Raya Engineer adalah spesialis perbaikan dan perawatan mobil yang sudah berpengalaman dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang professional untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi Customer Care : 0812-7665-4455 0812-7091-2000 0812-6631-4151
Komponen Utama Sistem Kelistrikan Mobil
Semua sistem di atas membutuhkan komponen-komponen yang saling terkoneksi satu sama lain. Setidaknya terdapat 5 komponen utama, yaitu komponen supply arus, komponen input, komponen sistem kontrol, komponen output, dan komponen wiring harness. Berikut penjelasan singkatnya! Komponen Supply Arus Komponen supply arus pada sistem kelistrikan mobil menempati urutan nomor satu. Bisa dikatakan komponen ini adalah sumber arus listrik bagi semua komponen yang membutuhkan aliran listrik, seperti AC, lampu, dan audio. Ada 2 part yang masuk dalam kategori komponen penyuplai arus, yaitu baterai dan alternator (dinamo ampere). Baterai menyuplai arus hingga 12 volt. Sedangkan alternator menyuplai hingga 14 volt. Jumlah baterai sendiri disesuaikan dengan kebutuhan listrik dalam mobil. Jika butuh lebih banyak seperti bus, truk, dan mobil besar lain jumlah baterai ditambah untuk menghasilkan listrik lebih banyak. Komponen Input Kapan kelistrikan mobil akan bekerja secara aktif, itu ditentukan oleh komponen input, baik yang diaktifkan secara manual oleh pengendara maupun secara otomatis oleh sistem. Yang diaktifkan secara manual seperti saklar, tombol, kenop, dan switch. Sedangkan yang aktif secara otomatis dilakukan oleh sistem komputerisasi kendaraan, seperti sensor. Saat komponen input diatas aktif, maka sistem listrik juga akan aktif dan menyala. Jika dalam kondisi off, listrik juga akan terhenti. Gampangnya komponen input berfungsi menyambung dan memutus arus listrik ke perangkat. Komponen Sistem Kontrol Sistem kontrol menjadi komponen wajib pada mobil-mobil dengan sistem computerized analytic. Sistem ini mengandalkan rangkaian processor komputer untuk menghidupkan atau mematikan kelistrikan mobil sehingga tidak membutuhkan komponen input. Secara teknologi sistem kontrol bekerja lebih canggih karena bekerja secara otomatis tanpa campur tangan pengendara. Contoh kelistrikan yang menggunakan sistem kontrol otomatis adalah sistem pengereman ABS, Engine Control Module, Transmission Control Module, Auto Levelling Headlamp dan yang lain. Komponen Output Berikutnya, rangkaian kelistrikan mobil harus ada komponen output yang merupakan satu kesatuan dengan komponen input. Komponen output adalah perangkat atau media hasil dari aktifnya sistem kelistrikan. Jenis perangkatnya sendiri ada banyak dan beragam, menyesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Contoh LED, lampu bohlam, motor wiper, washer pump, motor window, audio, head unit, power steering, klakson, AC, dan yang lain. Komponen Wiring Harness Terakhir komponen utama pada sistem kelistrikan mobil yaitu wiring harness atau rangkaian kabel. Komponen ini yang mengalirkan listrik dari sumbernya (baterai / alternator) menuju perangkat atau bagian yang membutuhkan. Sekilas, komponen ini hanyalah kabel-kabel biasa seperti umumnya sistem listrik. Namun jangan salah, rangkaian ini cukup rumit dan saling berkaitan. Bahkan tidak mustahil jika terjadi kerusakan pada salah satu kabel, maka seluruh rangkaian harus diganti. Contoh komponen wiring harness yaitu wiring mesin, wiring rangkaian ac mobil, dan wiring audio. 5 komponen utama di atas tidak bisa dipisahkan. Jika salah satunya berkurang atau mengalami masalah, sistem kelistrikan mobil tidak akan berfungsi maksimal sebagaimana mestinya. Kondisi ini bisa diketahui dari indikasi-indikasi yang terjadi. Misalnya ac mobil tidak berfungsi, mesin tidak bisa distarter atau dihidupkan, lampu tidak menyala, klakson tidak berbunyi, dan yang lain. Jika hal tersebut terjadi, mobil memerlukan penanganan serius. Hal ini penting untuk menghindari dampak yang lebih buruk seperti kecelakaan, korsleting dan terbakar. Segera bawa mobil ke bengkel resmi atau ke bengkel spesialis kelistrikan untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Perlu diperhatikan juga bagi pengendara untuk tidak mengutak-atik sistem kelistrikan mobil jika tidak memiliki pengetahuan sama sekali. Potensi kegagalannya lebih besar dibanding kesuksesannya jika hal tersebut dilakukan. Jika suatu ketika harus melakukan penggantian komponen yang membutuhkan listrik atau melakukan modifikasi, akan lebih baik diserahkan kepada ahlinya. sumber : https://cintamobil.com/